Sejarah Asuransi di Indonesia

Sudah Tahu Perjalanan Sejarah Asuransi di Indonesia? Sejarah asuransi di Indonesia sebenarnya sudah cukup lama. Mungkin kebanyakan orang mengira bahwa asuransi baru dikenal baru-baru ini. Sekitar tahun 80-an atau 90-an, mungkin? Ya, memang tidak dipungkiri kepopuleran asuransi di masyarakat Indonesia bisa dibilang baru dimulai.

Kamu tahu sendiri asuransi BPJS yang sekarang sudah mulai populer bahkan di kalangan menengah ke bawah. Dulu sih memang ada Jamsostek ataupun Askes namun tidaklah sepopuler BPJS. Fungsi BPJS sendiri memang gabungan kedua asuransi pemerintah tersebut. Hal ini menjadi pertanda bahwa pemerintah semakin tanggap mengenai pentingnya asuransi.

Sejarah Asuransi Indonesia
klik untuk memperbesar gambar

Nah, balik ke topik mengenai sejarah asuransi di Indonesia. Tahukah kamu kalau perusahaan asuransi sudah ada sejak penjajahan Belanda. Bahkan, perkembangan asuransi di Indonesia tidak lepas dari pemerintah kolonial Belanda.

Sejarah Asuransi di Indonesia

  1. Masa Penjajahan Belanda

Awalnya asuransi pertama yang didirikan di Indonesia bertujuan untuk menanggulangi kemungkinan kerugian pada bisnis perdagangan dan perkebunan. Asuransi kerugian tersebut bernama Bataviasche Zee End Brand Asrantie Maatschappij yang didirikan pada tahun 1853. Kemudian, lahir pula asuransi yang diadopsi dari perusahaan asuransi Belanda yakni Nederlandsh Indisch Leven Verzekering En Liefrente Maatschappij (NILMIY). Peristiwa-peristiwa inilah yang mengawali perkembangan asuransi di Indonesia.

Jadi asuransi pada masa penjajahan Belanda secara umum digawangi oleh dua kategori. Yang pertama perusahaan asuransi yang didirikan oleh orang Belanda sendiri, kemudian yang kedua merupakan kantor cabang perusahan asuransi asing seperti Inggris, Belanda dan negara-negara lain.

  1. Setelah kemerdekaan Indonesia

Pada Perang Dunia II hampir secara otomatis membuat per-asuransi-an di negeri Indonesia terhenti. Namun, setelah kemerdekaan, perusahaan-perusahaan asuransi mulai menaikkan bendera kembali. Ada banyak perubahan signifikan menandai perkembangan asuransi yang cukup pesat di Indonesia, di antaranya:

  • Nasionalisasi berbagai perusahaan asuransi Belanda dan negara lainnya. Beberapa contohnya adalah Asuransi De Nederlanden Van yang berdiri pada tahun 1845 berubah nama menjadi PT. Asuransi Jiwasraya.
  • Pendirian asuransi baru oleh Indonesia sendiri. Di antaranya adlaah Asuransi Jasa Rahardja yang memberi proteksi kepada masyarakat akan kecelakaan lalu lintas. Ada pula Jamsostek yang memberikan jaminan tenaga kerja di perusahaan swasta. Kemudian, terdapat pula Perum Asabri yang diperuntukkan bagi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.
  • Penggabungan perusahaan asuransi oleh pemerintahan Indonesia. Sebagai contoh: PT. Asuransi Bendasraya yang berfokus dalam bidang asuransi rupiah digabung dengan PT UIU (Umum International Underwriters) yang berfokus pada valuta asing. Kedua perusahaan ini kini menjadi Asuransi Jasindo.

Masuk ke era modern, khususnya mulai tahun 80-an, perusahaan asuransi kesehatan semakin banyak. Baik dari dalam negeri maupun perusahaan asing yang buka cabang di Indonesia.

Sebut saja Asuransi Sinar Mas, ada pula asuransi asing seperti Allianz, AIA Financial, Prudential dan sebagainya. Produk-produk yang ditawarkan pun semakin beragam. Tidak lagi seperti zaman penjajahan Belanda yang sebagian besar hanya berfokus pada Asuransi Kerugian dan Asuransi Pengangkutan, sekarang terdapat asuransi yang memang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat modern. Produk tersebut mencakup asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kendaraan dan sebagainya.

Belum lagi, sebagaimana sudah disinggung di awal artikel. Pemerintah juga telah mulai tanggap akan kebutuhan masyarakat terhadap asuransi. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau asuransi BPJS pun lahir sebagai solusi asuransi dari pemerintah.

Masyarakat Indonesia pun punya lebih banyak pilihan asuransi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhannya. Walau, memang, hingga saat ini pengguna asuransi di Indonesia belum mencapai setengah dari jumlah penduduk kita.

note : ini adalah artikel review. apapun dampak yang ditimbulkan oleh artikel ini bukan menjadi tanggung jawab wongcungkup


About Yanto Cungkup 490 Articles
saya hanya manusia biasa yang berusaha berguna bagi sesama dan terbuka untuk menjalin persahabatan dengan siapa saja.

245 Komentar

  1. Pengetahuan tentang Sejarah Asuransi di Indonesia Kang Yanto mantab yah. saya jadi tau nama-nama Asuransi yang ada di Indonesia seperti PT. Asuransi Jiwasraya, Asuransi Jasa Rahardja, Jamsostek, Perum Asabri yang diperuntukkan bagi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, PT. Asuransi Bendasraya dan Asuransi Jasindo. termasuk BPJS juga yg sekarang… :good:

  2. asuransi itu sebenarnya lumayan penting, jadi pas mengalami kecelakaan bisa menggunakan dana dari asuransi saat masuk rumah sakit.
    ternyata asuransi sudah dari zaman belanda ya mas, pembawa asuransi ke indonesia berarti orang belanda yah 😀

  3. kalau dilihat sejarah berdiri dan perkembangan asuransi di indonesia, sebenarnya orang indonesia udah sadar akan kesehatan dan keselamatan. namun semakin ke sininya, akhirnya asuransi tidak banyak peminatnya. namun sekarang pemerintah mulai mengaktifkan lagi sadar sehat sejahtera dengan bpjs…dan itu sangat menolong sekali mas….

  4. Saya pernah kerja di asuransi kang, Asuransi Allianz Life Indonesia tapi gk tau sejarah sejarahnya. Walaupun lerja di asuransi tapi wajah ganteng saya gk di asuransikan

  5. asuransi sekarang penting terutama asuransi kesehatan dan pendidikan anak, khusus untuk kesehatan ada BPJS walau sebagian obat obatanya ada yang ga dijamin tapis udah cukup membantu masyarakat

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*