Penyebab Menu Tukar Link Dihapus

Penyebab Menu Tukar Link Dihapus. Setelah cukup lama blog ini menggunakan menu link exchange dengan segala kelebihan dan kekurangannya, akhirnya dengan beberapa alasan maka pada hari ini dengan terpaksa admin telah menghapus menu ini.

sebelumnya wongcungkup mau mengulas pengertian tukar link diblog beserta kelebihan dan kekurangan tukar link. pengertian tukar link adalah saling memasang alamat Url blog sahabat diblognya. entah itu disidebar, footer maupun di menu tersendiri. lebih mudahnya blog A memasang link B diblog A dan sebaliknya blog B memasang link A diblognya.

Penyebab Menu Tukar Link Dihapus

Adapun kelebihan bertukar link blog adalah:

  1. menambah dan mempererat persahabatan sesama blog
  2. lebih mudah berkunjung keblog sahabat
  3. meningkatkan ranking blog di search engine
  4. mendapatkan backlink dari blog sahabat
  5. menambah visitor blog

Adapun kekurangan bertukar link adalah:

  1. curang, maksudnya salah satu blog menghapus link anda sehingga salah satu blog kehilangan backlink
  2. merugikan blog yang ber PR lebih tinggi
  3. apabila bertukar link dengan blog beda niche maka tidak akan mendapatkan backlink yang berkualitas

Dulu wongcungkup sudah memikirkan untung ruginya bertukar link. sejujurnya ketika memasang link exchange ini berharap mendapatkan keuntungan dari point 1 dan 2. tapi ternyata keuntungan yang difikirkan itu tidak sesuai harapan. Karena ternyata sahabat yang terpasang dimenu tukar link blog ini kebanyakan bukan sahabat, dalam arti jarang atau bahkan tidak pernah saling berkunjung yang menjadi alasan menu tukar link diblog ini dihapus.

Untuk itu sekali lagi saya meminta MAAF KARENA MENU TUKAR LINK SAYA HAPUS kepada semua sahabat yang telah bertukar link dengan wongcungkup, terimakasih atas kerjasamanya selama ini dan mari kita ganti dengan saling follow blog pasti nanti follback. karena itulah yang menurut saya lebih bermanfaat.

Demikian artikel dari wongcungkup tentang Penyebab Menu Tukar Link Dihapus, semoga artikel ini bermanfaat.

salam,


About Yanto Cungkup 487 Articles
saya hanya manusia biasa yang berusaha berguna bagi sesama dan terbuka untuk menjalin persahabatan dengan siapa saja.

201 Komentar

  1. Sekarang saya sudah jarang menggunakan tukar link itu Mas, kalau dulu sih iya sekarang enakn saling follow blog dan google plus saja , makasih infonya Mas Yanto

  2. wahhhh ternyata memasang menu Tukar link itu ada mudorot nya juga yah wkwkwk untung saya belom pasang :v dan iyaa gak apa apa kok mas nyantey aje kayak di panteyy jangan di fikirkan insya allah gak bakalan ada yang protes karena menu tukar link nya kang yan hapus kalo ada yang protes langsung Kita sikatt yaa gak ? 😀

  3. Sementar halaman tukar link masih ada di blog saya walaupun belum saya hapus kaya nya. saya mau Ngikutin Mas Yanto mau hapus halaman tukar linki itu. tapi cara ngapusnya harus semua sampai web master ya Mas,, takut jadi broken link nantinya

  4. Setelah saya cek ternyata blog saya banyak broken link nya Mas Yanto? kaya dari halaman tukar link bisa stu penyebab penyumbang broken link terbanyak di blog saya kaya nya. harus segera di antisipasi nih? makasih atas ide dan infonya. sungguh ide nya Mas Yanto sangat Cemerlang *salam mesem 🙂

  5. dulu saya sempat merasakan yang namanya menu link exchange mas, tapi sekarang sudah saya hapuskan tuh mas.. yaa termasuk kekurangan yang mas yanto papar kan itu sangatlah bener sekali mas… 🙂 <br /><br />suwon ya mas yanto… 😀

  6. Ini dia yang kadang menjadi bahan perbincangan saya dan kawan kawan blogger di Pontianak Exchange Link memang sudah dipantau kesepakatan kedua belah pihaknhya Kuatir salah satu pihak ada yang curang seperti yang digambarkan di atas. Yang satu masang link, yang satu lahi copotin.<br /><br />Beda dengan Web yang punya sistim checking link. Saya pernah aktif di situs Paid review luar negeri yang

  7. ya biar merugikan, saya tetap memasangnya di menu link sobat, meski tidak bersifat tukar link. bagi saya ini memudahkan blogwalking ke sobat blogger terdekat. yg penitng silaturahmi jalan.

  8. Wah, baru dengar nih kalau tukar link merugikan yang berPR gede. Setau saya (dulu) semakin banyak backlihnk, semakin bagus kang. Makanya link di menu tukar link blog saya sampai ribuan hehehehh

  9. dulu saya juga pernah pakai linkexchange diblog sebelumnya, karena berbagai pertimbangan jg sudah dihapus<br /><br />wah harus ada ganti rugi nih.. 🙂

  10. Tuker link emang khusus blog pemula ya mas, Kalau saya menetapkan Blogroll aja, buat komentator yang sering mampir aja. hehe setiap bulan diupdate terus.

  11. tukar link itu ada untung ruginya…bagi saya untuk sementara saya hentikan dulu…tapi tukar link yg terlanjur ada tetap sy pertahankan….<br />keep happy blogging always,,,salam dari makassar 🙂

  12. saya setuju mas,, sesama bloger harus nya bisa saling mengunjungi dan berkomentar sesuai postingan ga asal-asalan backlink..<br />jangan pernah mau jadi spamer kawan, kita lakukan cara yang fair 🙂

  13. dil blog saya dulu, jagad kawula juga saya pasang menu tukar link.tapi akhirnya saya hapus karena katanya ada beberapa kerugian yang akan didapatkan. Selain itu saya merasa kok malah menambah beban loading blog saya, dan akhirnya saya hapus aja deh 😀

  14. sejak lama saya sudah tidak lagi mengurusi link exch, akang mah masih ada alesan dan menghitung untung ruginya, saya malah ngga ngeh dan ngga mau tau lagi soal link exch.<br />kenapa bisa begitu ya saya ya kang? mohon pencerahannya

  15. Oh ya Mas berarti blog sampean ndak ada lagi halaman tukar linknya ya,,? berarti penyumbang broken link terbanyak telah raib selamanya ya Mas? oke deh semoga blog sampean lebih sukses amin— <b>greetings mannered and cheerful</b>

  16. wah barutahu nih soal kekurangan dan kelebihan TUKAR LINK,,,bener juga yah bisa2 kita dicurangin tuh sama orang yang tidak bertanggung jawab,,,,,jadi mikir juga nih pasang link atau tukar link,,,

  17. saya datang lagi mas yanto, karena menu tukar link terkadang tidak setia kawan juga mas, kita sudah pasang ehh si kawan belum pasang-pasang juga. padahal kita sudah pernah konfirmasi ke pada si kawan itu..

  18. saya setuju dengan bahaya bertukar link dengan blog yang berbeda niche atau tidak releven. masalahnya tingkat relevansi konten akan dilihat dan akan disaring google, sehingga link satu bisa saja saling menguntungkan. bahayanya lagi ketika kita bertukar link dengan web yang dianggap spam, maka blog kita juga bisa berbahaya. saya lebih suka berkomentar pada beberapa blog, karena google juga

  19. saya setuju tu kang, saya juga pernah mengalami hal demikian. kita jujur ehh malah yang kita tukarin linknya ndak jujur, bahkan terkadang link kita nampaknya ada dan mengarah, namun untuk backlink tidak muncul alias samar-samar atau dibuat no follow, kan sebel jadinya 😀

  20. berhubung saya belum paham betul tentang blog,mk di blog saya ada menu submit link mas, tapi kok ya gak ada yang ndaftar ya.hehe<br />tapi kayaknya memang mending pakai follow gplus, lebih simple dan gampang cari artikelnya dan tampilan share di gplus menarik dan tidak membosankan.

  21. nah ini nyambung dengan apa yang ingin saya tulis mas. karena kemarin telah membaca komentar pada artikel ngeblog bukan cuma sekedar update artikel, saya jadi dapat ide menulis alasan mengapa kita harus bertukar link atau saling follow blog. sementara hal ini hanya dianggap sebagai penunjang trafik, tapi kadang tidak ada kebaikannya dan malah menjerumuskan….makasih mas. saya jadikan salah satu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*