Komunitas Gaya Baru

By | 9 Agustus

Komunitas Gaya Baru. Pengertian Komunitas menurut wikipedia adalah sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama. Dalam komunitas manusia, individu – individu di dalamnya dapat memiliki maksud, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, risiko, kegemaran dan sejumlah kondisi lain yang serupa. Komunitas berasal dari bahasa Latincommunitas yang berarti “kesamaan”, kemudian dapat diturunkan dari communis yang berarti “sama, publik, dibagi oleh semua atau banyak” (https://id.wikipedia.org/wiki/Komunitas)

Berbicara tentang komunitas di dunia maya, Saat ini banyak sekali komunitas yang bertebaran di media sosial, seperti facebook, whatsapp, maupun google plus. mulai dari komunitas pecinta alam, komunitas musik sampai dengan komunitas blogger. dari yang memiliki anggota ratusan sampai dengan puluhan ribu. Admin sendiri juga menjadi anggota beberapa komunitas seperti komunitas blogger indonesia, KPK, dan komunitas blogwalking.

Komunitas Gaya Baru

Setelah mengikuti beberapa komunitas tersebut dalam waktu yang lumayan lama, telah merasakan bahwa komunitas itu telah mengalami pergeseran arti. adapun pengertian komunitas versi Komunitas Gaya Baru, diantaranya adalah :

  1. ajang promosi, baik promosi produk maupun blog ;
  2. berlomba lomba titip link agar blognya dikunjungi ;
  3. tidak perlu berkomunikasi dengan anggota lain  yang penting memiliki banyak komunitas agar tujuan pada point 1 dan 2 terpenuhi ;
  4. tidak perlu memiliki rasa persaudaraan ;
  5. silahkan ditambahkan dikolom komentar.

Miris juga melihat rata – rata komunitas sekarang yang seperti itu. Padahal saya yakin, tujuan mendirikan komunitas tidak seperti itu.

Mari kita kembalikan arti komunitas ke khitahnya, ramaikan kembali komunitas yang diikuti, dengan bertegur sapa, bercanda dan bertukar pengalaman agar tercipta rasa kebersamaan. kalau bukan kita sendiri siapa lagi coba?

Demikian artikel dari Wongcungkup tentang Komunitas Gaya Baru, semoga artikel ini bermanfaat.

salam,

71 thoughts on “Komunitas Gaya Baru

  1. Kang Nurul Iman

    Amankan dulu amunisinya, ahi hi hi PERTAMAK

    Reply
    1. Kang Nurul Iman

      Jadi tidak sabar nunggu hadiahnya (apa ya jadi penasaran saya)

      Reply
  2. Kang Nurul Iman

    Kalau menurut saya mah komunitas itu diibaratkan keluarga kedua gituh setelah keluarga asli kalau lebih jelasnya keluarga kedua, atau mau lebih jelasnya keluarga yang ke dua, lebih jelas lagi keluarga nomor dua setelah nomor satu, dan yang paling jelas keluarga number two (kalau bahasa sundanya mah).

    Reply
    1. Effendi nurdiaman

      kalau bahasa sunda nya mah kulawargi anu kadua mang atawa hyong jelasnya mh second family 😀

      Reply
  3. Effendi nurdiaman

    Kalau menurut saya ajang promosi pada komunitas yang gak tepat sih gpp mas tetapi saya suka miris banget kalau lihat komunitas cowokcewek G+ banyak yang ajang spam dengan fto yang hot-hot gtu mas.. kan kita ini blogger gak semua orang dewasa..

    Reply
      1. Effendi nurdiaman

        Orang yang tidak bertanggung jawab tuh yang melakukan nya mas

        Reply
  4. Hendri Hendriyana

    saya juga suka meleset menggunakan komunitas mas yan, heuheu

    banyak komunitas jual beli juga, iya juga sih banyak orang dalam komunitas itu tapi ga pada saling sapa, jadinya hambar banget komunitasnya meskipun banyak anggotanya serasa percuma ya

    Reply
      1. Hendri Hendriyana

        bikin komunitas aktif dong mas yan, komunitas antar blogger biar seru.

        oh iya saya lupa kemarin ga attack saat war tuh hehehe

        Reply
      1. Kang Nurul Iman

        Lebih baik jangan deh kalau menurut saya mah nanti takutnya rusak timbangannya.

        Reply
        1. Effendi nurdiaman

          kalau menurut saya mah perlu bayar deh kayaknya

          Reply
  5. Imerlina Putri

    bener juga itu poin 1 dan poin 2
    komunitas sekarang beda dengan komunitas jaman dulu

    Reply
  6. Dedy Akas Website

    Masing-masing telah memiliki kesibukan yang berbeda-beda, padahal kalau terus dipertahankan, pastinya akan lebih berdaya guna ya Mas… ?

    Reply
  7. buret

    sayang sekali klo komunitas blogger sengaja didirikan dengan maksud promosi blog atau sekedar BW, baiknya didirikan untuk lebih mempererat silaturahmi & saling bertukar ilmu bloggingnya.
    jadi inget KPK, 😀

    Reply
  8. Nangis

    Kalo saya mah membangun group komunitas fb sendiri mas untuk promosiin blog-blog saya. hehhee

    Reply
    1. Effendi nurdiaman

      kalau inimah kayaknya untuk nambah penayangan aja 😀

      Reply
      1. Nehand

        Iya itu mas, menyelam sambil minum kopi. Hehe

        Reply
          1. Kang Nurul Iman

            Saya juga jangan lupa pakai saus yang banyak pisan tapi jangan pedas.

            Reply
  9. Effendi nurdiaman

    kalau saya sih gunakan komunitas seperlunya aja untuk membagikan tips-tips yang siapa tahu aja bermanfaat untuk blogger lain 🙂

    Reply
  10. Berbagi Info

    Kok banyak komen yang nggak sesuai dengan topik pembicaraan/artikel ya kang yanto! Seperti ini tema nya kan Pengertian Komunitas. Kenapa nggak komen tentang aneka komunitas dan contoh lain komunitas, atau kenapa kita nggak bikin komunitas dengan sebuah nama yang unik!

    Reply
  11. Kang Maman

    Komunitas itu penting menurut saya sebagai ajang menjalin silaturahmi dan besosialisasi. Sayangnya tidak semua komunitas menanamkan nilai-nilai luhur arti komunitas itu sendiri, itu sangat disayangkan ya mas…

    Reply
    1. Effendi nurdiaman

      sayang banget malahan kang.. seharusnya sebuah komunitas itu dijadikan sebagaimana komunitas itu sendiri untuk apa..

      Reply
  12. Hendri Hendriyana

    mas yan gimana kabarnya? Lama ga berjumpa ya, rambutnya udah gondrong aja 🙂

    sebenarnya ada juga sih mas komunitas yang pada aktif dan saling sapa, tapi kebanyakan komunitas itu masing-masing orangnya. seperti tidak saling kenal

    Reply
  13. Ponald

    Benar juga sih apa yg ditulis diatas. Semoga kualitas komunitas di indonesia bisa lebih baik lagi, amiiiin.

    Lets start from ourself

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.