Arti Kata CUNGKUP

3268 Views

Arti Kata CUNGKUP. Sebenarnya artikel ini sangat telat diterbitkan. karena ini berhubungan langsung dengan blog ini. idealnya artikel ini diterbitkan ketika awal mula launching blog wongcungkup, tetapi tidak apa – apa deh lebih baik telat daripada telat banget. hehehe…

Beberapa kali ada teman yang menanyakan kenapa nama blog ini aneh yaitu wong cungkup. karena bila mendengar nama cungkup tentunya anda langsung teringat dengan kuburan. itu sih sah – sah saja karena secara harfiah definisi cungkup adalah rumahnya batu nisan atau bangunan beratap diatas kuburan sebagai pelindung dari panas maupun hujan.

Arti Kata CUNGKUP

Nah bila itu penjelasan dari Arti Kata CUNGKUP, lalu apa wongcungkup itu maksudnya wong kuburan atau kuburannya wong? tentu bukan. karena nama wongcungkup mengandung pengertian sebagai berikut:

  • wong artinya manusia atau orang
  • cungkup artinya nama sebuah dusun atau desa.

Jadi wongcungkup artinya orang yang berasal dari dusun cungkup yang menggambarkan asal dari penulis. nama itu sebagai bentuk kecintaan admin blog ini kepada desa kelahirannya. kalau bukan kita sendiri siapa lagi yang mencintai desa kita coba? hehehe…

baca juga : cerita perjalanan wongcungkup

Cungkup sendiri merupakan sebuah desa terpencil yang berada di perbatasan kabupaten blitar dan kabupaten malang jawa timur, tepatnya dekat dengan waduk karangkates yang merupakan waduk yang menjadi pusat tenaga listrik dijawa timur, madura dan bali.

Jarak dari cungkup kekota Malang kurang lebih 40 KM dan kekota Blitar kurang lebih 50 KM. Menurut sejarah yang diceritakan secara turun menurun dikampung kami, Nama cungkup diberikan oleh seorang Kiyai yang bernama tunggul wulung. beliau adalah orang yang pertama babad alas disini. nah menurut cerita ketika membuka alas itulah ternyata ditempat ini sudah ada sebuah cungkup. maka jadilah desa ini diberi nama cungkup.

Sampai saat ini tempat ditemukannya cungkup dijadikan tempat peristirahatan kiyai tunggul wulung beserta anaknya yang bernama den bagus kliwon. lalu disekitar pemakaman beliau dijadikan makam umum. sekitar dua tahun yang lalu cungkup dari kiyai dipugar dan dirubah mirip seperti sebuah pendopo pertemuan dengan 2 kamar tempat makam. pembangunan ulang dilakukan secara gotong royong oleh setiap RT di desa cungkup secara bergiliran.

Demikian artikel dari wongcungkup tentang Arti Kata CUNGKUP, semoga artikel ini bermanfaat.

salam,

BURSA MEMBER

Kategori:infoTag

Written by: Yanto Cungkup

Title: Arti Kata CUNGKUP
saya hanya manusia biasa yang berusaha berguna bagi sesama dan terbuka untuk menjalin persahabatan dengan siapa saja.
449 Artikel
204 Comments
  1. komentar
    • komentar
      • komentar
        • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
    • komentar
      • komentar
      • komentar
        • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
      • komentar
    • komentar
      • komentar
        • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
    • komentar
  2. komentar
    • komentar
      • komentar
        • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
    • komentar
  3. komentar
    • komentar
      • komentar
        • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
  4. komentar
    • komentar
      • komentar
        • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
  5. komentar
    • komentar
      • komentar
        • komentar
  6. komentar
    • komentar
      • komentar
        • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
  7. komentar
    • komentar
      • komentar
        • komentar
          • komentar
  8. komentar
  9. komentar
    • komentar
      • komentar
        • komentar
  10. komentar
    • komentar
      • komentar
        • komentar
          • komentar
  11. komentar
    • komentar
      • komentar
  12. komentar
    • komentar
      • komentar
  13. komentar
    • komentar
      • komentar
        • komentar
          • komentar
          • komentar
          • komentar
  14. komentar
    • komentar
      • komentar
  15. komentar
  16. komentar
    • komentar
  17. komentar
    • komentar
      • komentar
  18. komentar
  19. komentar
  20. komentar
    • komentar
      • komentar
  21. komentar
    • komentar
      • komentar
        • komentar
          • komentar
          • komentar
  22. komentar
  23. komentar
    • komentar
      • komentar
        • komentar
  24. komentar
    • komentar
      • komentar
        • komentar
          • komentar
  25. komentar
    • komentar
  26. komentar
  27. komentar
  28. komentar
  29. komentar
  30. komentar
  31. komentar
  32. komentar
    • komentar
  33. komentar
  34. komentar
    • komentar
      • komentar
  35. komentar
  36. komentar
    • komentar
  37. komentar
    • komentar
      • komentar
  38. komentar
  39. komentar
    • komentar
  40. komentar
    • komentar
  41. komentar
    • komentar
  42. komentar
  43. komentar
    • komentar
  44. komentar
    • komentar
  45. komentar
  46. komentar

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *